Kementerian Agama Kabupaten Klaten menggelar Rapat Koordinasi Pendidikan Madrasah di Aula Al-Ikhlas pada Rabu (4/3). Pertemuan strategis ini dihadiri oleh seluruh pimpinan MI, MTs, MA negeri maupun swasta, hingga koordinator RA dan pengawas madrasah se-Kabupaten Klaten.
Kepala Kantor Kemenag Klaten, Khumaidin, memimpin langsung jalannya koordinasi didampingi Kasubbag TU, Agus Susanto, dan Kasi Pendidikan Madrasah, Agus Widakdo. Kehadiran para pemangku kepentingan ini bertujuan menyatukan visi dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan bagi masyarakat luas. Sinergi seluruh elemen pendidikan menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis.

Dalam arahannya, Khumaidin menekankan bahwa madrasah harus menjadi oase yang memberikan ketenangan serta prestasi bagi generasi muda. “Kita harus memastikan madrasah bukan sekadar tempat belajar, melainkan ruang yang ramah dan terintegrasi untuk mencetak generasi unggul yang berakhlak mulia,” tegasnya. Pesan ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi para pendidik untuk terus memberikan dedikasi terbaik bagi wali murid.
Kegiatan ini juga memperkenalkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai langkah inovatif dalam memperkuat sistem pendidikan lokal. Pendekatan ini dirancang agar setiap interaksi di lingkungan madrasah didasari oleh empati dan nilai-nilai kemanusiaan yang luhur. Melalui KBC, diharapkan para siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.

Langkah konkret ini menjadi bukti nyata komitmen Kemenag Klaten dalam menghadirkan pendidikan yang memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Transformasi madrasah yang lebih humanis diyakini akan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan membanggakan bagi seluruh orang tua. Fokus pada penguatan karakter berbasis cinta ini menjadi pondasi kuat bagi masa depan pendidikan di wilayah Klaten.


























