Kemenag Kabupaten Klaten mematangkan persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional tingkat Madrasah Ibtidaiyah di Aula Al-Ikhlas pada Jumat (10/4/2026). Rapat koordinasi ini digelar sebagai langkah proaktif pemerintah untuk memastikan proses evaluasi pendidikan dasar tersebut berjalan lancar dan membawa manfaat nyata bagi perkembangan anak didik.
Pertemuan krusial ini dipimpin oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Agus Widakdo, yang hadir mewakili Kepala Kantor Kemenag Klaten. Beliau duduk bersama para delegasi pengawas ujian dari seluruh Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Klaten untuk menyamakan persepsi terkait prosedur pelaksanaan di lapangan. Kesatuan pemahaman antara pihak kementerian dan petugas pengawas ini menjadi fondasi penting agar pelaksanaan ujian ini tidak membingungkan pihak sekolah maupun wali murid.

Dalam sambutannya, Agus Widakdo, menyoroti urgensi pelaksanaan asesmen ini sebagai kompas untuk memetakan potensi dan kualitas intelektual tunas-tunas muda. “TKA dan Asesmen Nasional ini sangat esensial karena menjadi tolok ukur utama kemampuan anak didik kita di Madrasah Ibtidaiyah demi perbaikan mutu pembelajaran ke depan,” tegasnya kepada para hadirin. Hasil pemetaan akademis yang akurat nantinya akan diolah menjadi pijakan perumusan kurikulum yang lebih ramah anak dan berpihak pada kebutuhan tumbuh kembang siswa.
Selain aspek teknis, forum ini juga menanamkan nilai-nilai moral kepada seluruh delegasi pengawas agar menjalankan tugasnya dengan penuh integritas. Para petugas di lapangan diminta secara khusus untuk mengedepankan sikap dedikasi dan tanggung jawab tinggi dalam mengawal kelancaran pelaksanaan tes nantinya. Sikap amanah dari para penjaga ruang ujian ini diyakini mampu menciptakan atmosfer yang kondusif sehingga anak-anak dapat mengerjakan soal dengan hati yang tenang.

Persiapan matang yang dilandasi niat tulus ini merupakan ikhtiar nyata institusi pendidikan untuk mempersembahkan layanan terbaik bagi seluruh masyarakat Klaten. Para orang tua dapat merasa lega menyadari bahwa proses evaluasi putra-putri mereka dikawal oleh aparatur yang profesional dan memegang teguh tanggung jawab keagamaan. Pada akhirnya, tata kelola pendidikan yang berintegritas ini diharapkan mendatangkan keberkahan berupa lahirnya generasi tangguh yang siap membangun masa depan daerah.

























