
Humas (Klaten) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten melakukan langkah cepat dalam mentransformasi madrasah menjadi lembaga pendidikan unggulan, salah satunya di MTsN 6 Klaten pada Kamis (5/2). Upaya akselerasi ini dilakukan guna menjamin masyarakat mendapatkan akses pendidikan keagamaan yang berkualitas dan kompetitif.
Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Klaten, H. Khumaidin, dengan didampingi Kasubbag TU, Agus Susanto. Kehadiran pimpinan di lapangan bertujuan untuk meninjau secara langsung kesiapan sarana prasarana serta kualitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah. Sinergi ini menjadi jaminan bagi orang tua siswa bahwa standar pendidikan di madrasah terus mengalami peningkatan yang signifikan.

Dalam arahannya, H. Khumaidin memberikan instruksi khusus mengenai pentingnya menciptakan ekosistem sekolah yang mendukung tumbuh kembang anak secara maksimal. Beliau memandang bahwa perbaikan fasilitas fisik harus berjalan beriringan dengan kompetensi tenaga pendidik yang mumpuni. “Kita harus melakukan percepatan pembangunan madrasah dan meningkatkan kapasitas guru pengampu secara konsisten agar proses belajar mengajar terus menyesuaikan dengan perkembangan zaman,” tegasnya di hadapan jajaran pendidik.
Pertemuan ini juga menjadi ajang evaluasi mendalam untuk memetakan tantangan pendidikan di masa depan yang semakin berbasis teknologi. Kebijakan yang diambil ke depan akan disesuaikan dengan perkembangan zaman agar lulusan madrasah memiliki keterampilan yang relevan dengan dunia kerja. Dengan demikian, investasi pendidikan yang dilakukan keluarga di Klaten akan memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masa depan anak.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyusunan langkah taktis untuk mewujudkan madrasah yang lebih modern namun tetap menjaga nilai-nilai akhlakul karimah. Komitmen percepatan ini diharapkan mampu mengubah wajah madrasah menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang mendambakan pendidikan holistik. Fokus utama Kemenag Klaten tetap pada pemberian layanan pendidikan yang transparan, akuntabel, dan sepenuhnya berorientasi pada kepentingan peserta didik.

























