Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Saiful Mujab, memimpin penguatan mutu pendidikan madrasah di MTsN 2 Klaten pada Jumat, (27/2). Kehadiran pimpinan tertinggi Kemenag Jawa Tengah ini bertujuan memastikan program prioritas negara benar-benar menyentuh kualitas pembelajaran bagi anak didik.
Dalam kunjungan kerjanya, Saiful Mujab didampingi oleh Kepala Kantor Kemenag Klaten, Khumaidin, serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Agus Widakdo. Ketiganya meninjau langsung kesiapan madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan terbebas dari segala bentuk kekerasan. Fokus utama kegiatan ini adalah menyelaraskan langkah para pendidik agar mampu melahirkan siswa yang berprestasi sekaligus memiliki akhlakul karimah yang kuat.

Saiful Mujab dalam arahannya memberikan motivasi besar agar seluruh sivitas akademika madrasah berani melakukan terobosan dalam pelayanan pendidikan yang lebih modern. Ia menegaskan bahwa kualitas madrasah harus menjadi magnet bagi masyarakat yang menginginkan pendidikan terbaik bagi putra-putrinya. “Kita semua harus berkomitmen penuh dalam mengawal Asta Protas Kemenag untuk mewujudkan pendidikan yang unggul, ramah, dan terintegrasi di MTsN 2 Klaten ini,” tegasnya di hadapan para pengajar.
Senada dengan hal tersebut, Khumaidin menambahkan bahwa setiap kebijakan pusat harus diterjemahkan ke dalam aksi nyata yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh orang tua siswa. Menurutnya, pendidikan yang terintegrasi akan memudahkan koordinasi antara sekolah dan wali murid dalam memantau perkembangan anak secara transparan. Ia meyakini bahwa jika Asta Protas dijalankan secara menyeluruh, maka kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan agama akan semakin meningkat pesat.

Melalui penguatan ini, MTsN 2 Klaten diharapkan menjadi percontohan madrasah yang mampu menjawab tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai religius. Dampak positifnya bukan hanya bagi prestasi siswa di ajang kompetisi, melainkan juga pada pembentukan karakter generasi muda yang santun dan solutif di tengah masyarakat. Komitmen ini menjadi jaminan bagi warga Klaten bahwa madrasah tetap menjadi garda terdepan dalam mencetak pemimpin masa depan yang unggul dan humanis.


























