
Humas (Klaten) — Kegiatan Sambang Pesantren diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten di Pondok Pesantren Al-Madinah pada Rabu (11/2). Kunjungan lapangan ini difokuskan untuk menjalin hubungan baik dengan pondok pesantren yang ada di wilayah Klaten dan memantau langsung kelayakan sarana prasarana serta memastikan legalitas lembaga demi kenyamanan para santri dalam menuntut ilmu.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Klaten, H. Khumaidin, dengan didampingi Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Mufidatun Khoiriyah. Rombongan diterima baik oleh pengasuh Pondok Pesantren Al-Madinah sembari meninjau standar keamanan serta kesehatan lingkungan tempat santri beraktivitas sehari-hari. Pengecekan legalitas operasional juga dilakukan agar status pendidikan para santri terjamin dan diakui sah oleh negara.

Dalam diskusinya bersama pengasuh pondok, H. Khumaidin, menekankan bahwa pesantren memegang peran sentral dalam menjaga moralitas anak-anak muda di tengah gempuran zaman. Ia berharap lembaga ini terus menjadi benteng pertahanan nilai-nilai luhur bagi masyarakat sekitar. “Eksistensi pondok pesantren sangat penting sebagai tempat mencetak generasi bangsa yang berakhlakul karimah,” ungkapnya di sela-sela peninjauan.
Guna mewujudkan harapan tersebut, ketersediaan fasilitas fisik yang layak menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar lagi. Pemerintah melalui Kemenag terus berupaya memastikan seluruh sarana dan prasarana telah tersedia dengan baik untuk mendukung kelancaran proses belajar mengajar. Lingkungan pendidikan yang kondusif diyakini akan membuat para santri lebih tenang dan fokus dalam menyerap ilmu agama.

Menutup kunjungan tersebut, Kemenag Klaten menyerahkan bantuan operasional pesantren sebagai wujud dukungan konkret terhadap kemandirian lembaga pendidikan keagamaan. Langkah nyata ini selaras dengan semangat “Kemenag Berdampak” yang mengutamakan kehadiran negara dalam membantu kebutuhan mendasar umat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban pengelolaan sehingga kualitas pelayanan terhadap santri semakin meningkat.


























