
Humas (Klaten) — Ratusan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang telah lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) mengikuti pembinaan intensif di Aula Al-Ikhlas Kantor Kemenag Klaten pada Rabu (14/1). Agenda strategis ini digelar untuk memastikan para pendidik memiliki kompetensi unggul dalam mengawal moralitas generasi muda di wilayah Kabupaten Klaten.
Kepala Kantor Kemenag Klaten, H. Khumaidin, membuka langsung acara tersebut dengan didampingi Kasi Pendidikan Agama Islam, Retna Fithrotin, Para Pengawas Pendidikan dan jajaran DPD AGPAII. Kehadiran para pimpinan ini memberikan suntikan motivasi bagi para guru untuk terus berinovasi dalam metode pengajaran di sekolah. Suasana pembinaan terasa dinamis karena menjadi wadah konsolidasi bagi para pejuang pendidikan Islam setelah menuntaskan sertifikasi profesi mereka.

Dalam arahannya, H. Khumaidin mengingatkan bahwa sertifikat pendidik membawa tanggung jawab moral yang besar terhadap masa depan bangsa. “Guru PAI tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi ikut andil dalam membentuk karakter dan akhlak anak didiknya agar menjadi pribadi yang mulia,” tegas Khumaidin di depan para peserta. Beliau ingin agar ilmu yang didapat selama PPG segera dipraktikkan guna menciptakan lingkungan sekolah yang religius dan santun.
Forum ini juga berkembang menjadi ruang sharing session untuk memetakan tantangan nyata dunia pendidikan Islam di era digital. Para guru saling bertukar solusi mengenai cara menangkal pengaruh negatif gadget dan radikalisme melalui pendekatan nilai-nilai keislaman yang moderat. Diskusi interaktif ini bertujuan agar setiap kendala di lapangan dapat diatasi secara kolektif demi kualitas pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat.

Langkah pembinaan ini merupakan wujud nyata komitmen “Kemenag Berdampak” dalam memberikan pelayanan terbaik melalui sektor pendidikan agama. Peningkatan kualitas guru PAI diharapkan mampu melahirkan siswa-siswi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga memiliki integritas tinggi. Melalui penguatan karakter ini, Kemenag Klaten optimistis dapat memberikan kontribusi positif yang luas bagi harmoni sosial di masyarakat.






















