
Humas (Klaten) — Momentum penuh syukur mewarnai rangkaian perayaan natal sekaligus peringatan ulang tahun dan peletakan batu pertama pembangunan komplek Taman Doa Apius Klaten pada Jumat (9/1). Ratusan jemaat umat Kristiani dari berbagai wilayah di Kabupaten Klaten hadir memenuhi lokasi untuk mengikuti prosesi yang menjadi simbol harapan baru bagi ruang spiritual publik.
Pembangunan fasilitas ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah bagi umat Kristiani, tetapi juga menjadi oase kedamaian bagi lingkungan sekitar. Kehadiran taman doa ini diproyeksikan mampu meningkatkan kualitas kehidupan beragama yang sejuk dan saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat. Pemerintah melihat langkah ini sebagai kontribusi nyata dalam memperkuat infrastruktur sosial yang berbasis pada nilai-nilai ketuhanan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten, H. Khumaidin, yang hadir secara langsung memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif pembangunan yang inklusif ini. Beliau menegaskan bahwa ruang-ruang seperti ini merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan harmoni di wilayah Klaten yang majemuk. “Saya sangat mengapresiasi progres yang dicapai oleh pengurus Taman Doa Apius sebagai perekat kerukunan umat beragama, terutama di wilayah Kabupaten Klaten,” ungkapnya dalam sambutan resmi.
Lebih lanjut, keberhasilan menjaga kedamaian di Klaten selama ini tidak terlepas dari peran aktif para tokoh dan pemuka agama yang terus bersinergi. Komunikasi yang intens antar pemimpin umat terbukti menjadi kunci utama dalam meredam potensi konflik dan membangun rasa saling memiliki antarwarga. Sinergi ini diharapkan terus terjaga agar setiap pembangunan rumah ibadah atau tempat doa selalu membawa dampak positif bagi ketenangan batin masyarakat.
Kegiatan peletakan batu pertama ini ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan seluruh rakyat Klaten. Para jemaat menyambut antusias rencana pengembangan komplek ini sebagai pusat kegiatan yang dapat menginspirasi kebaikan bagi sesama. Melalui semangat kebersamaan ini, Taman Doa Apius diharapkan menjadi bukti nyata bahwa keberagaman adalah kekuatan utama dalam membangun daerah.

























