
Humas (Klaten) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten menggelar pembinaan serta monitoring dan evaluasi bagi guru dan penyuluh agama Kristen di Aula PLHUT Kabupaten Klaten pada Selasa (10/2). Pertemuan ini difokuskan untuk memastikan bahwa kehadiran para abdi negara di tengah masyarakat benar-benar memberikan solusi atas berbagai persoalan keagamaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubbag TU Kantor Kemenag Klaten, Agus Susanto, yang mewakili Kepala Kantor Kemenag Klaten, serta Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Siswo Martono. Kehadiran para pimpinan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moril sekaligus teknis kepada para pejuang literasi keagamaan di lapangan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat fondasi toleransi dan keharmonisan hidup berdampingan bagi seluruh warga di wilayah Klaten.

Dalam sambutannya, Agus Susanto menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi para guru dan penyuluh yang menjadi ujung tombak pelayanan instansi. Ia menilai bahwa kinerja mereka sangat krusial karena bersentuhan langsung dengan aktivitas keseharian masyarakat di tingkat akar rumput. “Kami sangat mengapresiasi peran besar bapak dan ibu sekalian dalam menjalankan kinerja yang langsung menyasar kebutuhan nyata masyarakat di wilayah Klaten,” tuturnya.
Sementara itu, Siswo Martono dalam arahan pembinaannya mengingatkan bahwa evaluasi kerja adalah instrumen penting untuk menjaga kualitas pelayanan publik tetap pada jalurnya. Ia mendorong seluruh peserta untuk menjadikan data evaluasi sebagai pijakan dalam menciptakan inovasi layanan yang lebih segar dan mudah diakses. “Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan sebagai tolak ukur agar ke depan setiap kebutuhan masyarakat dapat dilayani lebih prima dan memberikan dampak yang langsung dirasakan,” tegas Siswo.

Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi untuk merumuskan arah kebijakan pelayanan yang lebih adaptif terhadap tantangan zaman dan teknologi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar bagi Kemenag dalam menyusun program bimbingan masyarakat yang lebih efektif dan tepat sasaran. Melalui penguatan kapasitas ini, diharapkan masyarakat Kristen di Klaten mendapatkan layanan pendidikan dan penyuluhan agama yang jauh lebih berkualitas serta menyejukkan.























