Jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik masjid yang dipersiapkan sebagai fasilitas ramah pemudik di sepanjang jalur utama wilayah Klaten, Selasa (17/3). Langkah proaktif ini diambil guna memastikan masyarakat yang sedang dalam perjalanan pulang kampung dapat beristirahat sekaligus beribadah dengan tenang.
Kepala Kantor Kemenag Klaten, Khumaidin, memimpin pengecekan ini dengan didampingi jajaran Kepala Seksi serta petugas KUA di setiap wilayah kecamatan setempat. Mereka menyisir kelayakan fasilitas mulai dari kebersihan toilet, ketersediaan air bersih, hingga ruang istirahat yang memadai bagi para pejalan jauh. Kolaborasi ini menunjukkan keseriusan instansi dalam memberikan jaminan pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga di tengah arus mudik.

Dalam arahannya di sela peninjauan, Khumaidin menekankan bahwa pengelolaan masjid di jalur strategis harus memiliki standar keramahan yang tinggi bagi tamu dari luar daerah. Ia ingin agar setiap titik singgah tidak hanya menjadi tempat salat, tetapi juga oase yang memberikan rasa aman bagi pemudik yang kelelahan. “Kesiapan sarana dan prasarana masjid sangat krusial, terutama di jalur utama, agar menjadi tempat singgah yang nyaman dan aman bagi para pemudik dalam perjalanan menuju kampung halaman,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Kemenag Klaten juga menyalurkan berbagai logistik penunjang kenyamanan seperti air mineral dan kudapan ringan di setiap pos masjid ramah pemudik. Paket bantuan ini disediakan untuk membantu memulihkan stamina para pengendara yang sedang menempuh perjalanan panjang lintas provinsi. Kehadiran logistik gratis ini diharapkan mampu meringankan sedikit beban perjalanan masyarakat sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan mereka kembali ke keluarga.

Inisiatif ini merupakan perwujudan dari moto “Kemenag Berdampak” yang senantiasa berupaya hadir dalam setiap sendi kehidupan masyarakat melalui tindakan konkret. Komitmen tersebut dijalankan dengan mengubah wajah rumah ibadah menjadi pusat pelayanan sosial yang inklusif dan responsif terhadap dinamika arus mudik lebaran. Melalui layanan yang ramah dan tulus ini, Kemenag Klaten berharap perjalanan pulang warga menjadi lebih berkah dan penuh kesan mendalam.

























